Bu Bingah salah satu pengrajin Tempe Kemul khas Wonosobo, keahlian membuat tempe kemul diperoleh secara turun temurun. Sehari-hari bu Bingah membuat tempe godong untuk menghidupi keluarganya, tempe godong merupakan bahan utama untuk pembuatan tempe kemul wonosobo.
Tempe kemul dibuat dengan bahan utama kedelai yang sudah dipadukan dengan dengan tepung terigu dan tepung kanji dengan perbandingan yang sama (1/2 tepung terigu dan ½ tepung kanji) di ramu dengan aroma/rasa yang berbeda: rasa daun bawang, rasa daun kucai, kemudian digoreng. Diberi nama tempe kemul menurut bu Bingah karena tempe diberi lapisan tepung saat digoreng atau dilumuri tepung yang sudah dicairkan. Tempe kemul menurut bu Bu Bingah sudah dikenal saat beliau masih kecil, dari orang tua, ibu dan neneknya dan menurun ke Bu Bingah. Proses pembuatan tempe kemul, mulai dari bahan mentah kedelai sampai jadi diperkirakan 3 hari (perendaman kedelai 1 hari, perebusan 1 hari, dan ngimbuh/pemeraman kedelai hasil rebusan 1 hari).
Tempe kemul menjadi hidangan utama di acara-acara khusus yang dilaksanakan oleh masyarakat wonosobo, misalnya Tahlilan, Rawis, dan acara lainnya. Tempe kemul menjadi sumber penghasil keluarga Bu Bingah sejak lama sampai saat ini. Bu Bingah menekuni usaha tempe sejak 2015 sampai sekarang. Permasalahan yang dihadapi biasanya ketersediaan bahan pokok dipasaran seperti kelangkaan minyak goreng, kedelai dst. Masyarakat sangat menyukai tempe kemul, tempe kemul menjadi kudapan utama masyarakat Wonosobo khususnya